Lewati Jalur Tikus, 12 Orang PMI Diamankan Satgas Pamtas Yonif 642

Lewati Jalur Tikus, 12 Orang PMI Diamankan Satgas Pamtas Yonif 642
PMI Lewat Jalan Tikus

SAMBAS - Pastikan tidak terpapar virus Covid-19 dan tidak membawa barang ilegal, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 12 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural yang kembali melalui jalur tidak resmi melalui jalur sisi kanan luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Sajingan Besar, Sambas, Kalimantan Barat.

Hasil dari penjagaan yang ketat, Ke-12 PMI non prosedural diamankan Pos Satgas Pamtas Sajingan Terpadu yang mencoba melewati jalur sisi kanan luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk.

Hal tersebut dikonfirmasi Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Sanggau.

"Saya telah memerintahkan kepada seluruh personel jajaran Satgas Yonif 642 agar terus melaksanakan peningkatan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan RI-Malaysia untuk mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal. Selain itu, hal ini semakin diintensifkan sehubungan dengan wabah Covid-19 yang belum berakhir, " ungkap Dansatgas.

Dijelaskan Dansatgas, bahwa Satgas Pamtas Yonif 642/Kps bersama instansi terkait, dalam hal ini yaitu CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), ingin memastikan semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk ke tanah air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di PLBN Aruk.

"Semenjak diberlakukan kebijakan Lockdown di Malaysia, aktivitas kembalinya PMI semakin meningkat. Hal itu karena di Negeri Jiran para PMI tersebut sudah diberhentikan dari pekerjaannya, " Jelas Dansatgas.

Setelah melalui seluruh rangkaian pemeriksaan, lanjut Dansatgas, jika tidak terbukti PMI tersebut tidak membawa barang ilegal dan dinyatakan dalam Kondisi sehat serta negatif Covid-19, nantinya seluruh PMI tersebut dapat kembali ke daerah asal.

“Kita ingin memastikan seluruh PMI yang melewati perbatasan ini tidak terpapar Covid-19 ketika akan kembali ke Indonesia, ” tutup Letkol Inf Alim Mustofa.

Perlu diketahui, ke-12 PMI Non Prosedural tersebut berasal dari berbagai provinsi seperti, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat. (Pendam XII/Tpr)

Kalimantan Barat Sambas
Agung Sugenta

Agung Sugenta

Related Posts

Peringkat

Profle

Asridal verified

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 652

Registered: Jan 25, 2021

Subhan Riyadi

Subhan Riyadi

Postingan Bulan ini: 23

Postingan Tahun ini: 527

Registered: Jan 23, 2021

Ratna Palupi

Ratna Palupi

Postingan Bulan ini: 11

Postingan Tahun ini: 138

Registered: Jan 21, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 11

Postingan Tahun ini: 163

Registered: Feb 4, 2021

Profle

Aleks Waine

Kades Hurun Caci Maki Wartawan Saat Konfirmasi Dana Desanya
Proyek Pengendalian Banjir di Sungai Bottoe Barru Diduga Gunakan Material Ilegal
Investor Dukung Program  Pemberdayaan Ekonomi  Masyarakat Pesisir Sendang Biru 
Oknum PDAM Barru Cabut Meteran Warga Secara Sepihak

Follow Us

Recommended Posts

Tentang UU ITE, Menko Polhukam: Jangan Alergi Terhadap Perubahan
Tuntut Referendum, KNPB Bersama 110 Organisasi Menolak Pengesahan RUU Otsus Jilid II Untuk Papua
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno: Pelaku Wisata dan UMKM Harus Melek Digital
OTT Sulsel, Firli Bahuri: KPK Tetapkan Dan Tahan 2 Tersangka Penerima dan 1 Tersangka Pemberi
Rapim TNI - POLRI berlangsung secara Virtual